Kerumunan Pilkada dan Habib Rizieq

Kerumunan Yang Terjadi Saat Pilkada

DARINETIZEN
- Penahanan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab oleh Polda Metro Jaya menjadi buah bibir yang menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat. Dia ditahan sebagai tersangka dalam kasus kerumunan massa pada acara pernikahan putrinya di wilayah Petamburan, Jakarta.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan, pihak kepolisian harus bertindak adil dalam menjalankan tugasnya. Polisi tidak bisa tebang pilih dalam bertugas.

Anwar pun turut menyangkutpautkan dengan kerumunan Pilkada pada 9 Desember lalu. Ia menilai, hajatan Pilkada itu malah lebih besar ketimbang acara pernikahan putri Habib Rizieq.

“Kita ketahui bersama, barang siapa yang telah melakukan pelanggaran hukum yang sama, maka mereka juga harus mendapatkan hukuman yang sama,” terang Anwar kepada media, pada Minggu (13/12).

Apabila pada saat ini Habib Rizieq sudah dijadikan sebagai tersangka dan ditahan, kemudian aparat kepolisian juga telah melakukan hal yang sama terhadap pihak pihak lainnya, maka barulah polisi tersebut telah menempatkan diri sebagai aparat negara penegak hukum yang adil, profesional dan Pancasilais.

“Tapi jikalau mereka tidak bisa melakukan dan melaksanakan hal tersebut, bertugas dengan baik dan dengan seadil-adilnya, maka yang akan terjadi adalah bencana dan malapetaka besar dan itu jelas sama-sama tidak kita inginkan,” pungkasnya.

(Fadly/DariNetizen)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama