Penyebar Video Hoaks Penembakan 6 Laskar FPI Menjadi Incaran Polri

 



DARINETIZEN - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menegaskan bahwa pihak kepolisian akan tetap memproses secara hukum penyebar video hoaks terkait dengan peristiwa bentrokan aparat kepolisian dan laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta Cikampek pada Senin (7/12) lalu.

Bahkan, dari Bareskrim Polri telah memerintahkan seluruh jajaran untuk mengusut tuntas penyebaran video hoaks tersebut. Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Siber diketahui telah melakukan pencarian terhadap informasi video hoaks terkait insiden tewasnya  6 pengawal Habib Rizieq. Langkah ini dilakukan agar tidak beredarnya kabar yang menyesatkan di kalangan masyarakat.

Selain itu, hal ini dilakukan Polri untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, karena dengan beredarnya video hoaks tersebut masyarakat menjadi merasa terancam.

Sebelumnya telah beredar di media sosial, video penembakan berdurasi sekitar 5 di detik yang di narasikan sebagai kejadian bentrokan antara aparat kepolisian dan laskar FPI. Namun, ternyata setelah diselidiki  itu adalah potongan video penembakan terhadap dua pemuda di dekat Taman La Judea, daerah perkotaan El Santuario, Antioquia, Kolombia pada Januari 2020 silam.

(Fadly/DariNetizen)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama