Mengenal Lebih Dekat Rhapis Excela atau Palem Waregu

Pohon palem jari atau palem waregu yang mempunyai nama ilmiah raphis excelsa yang mana palem ini dapat dipakai sebagai elemen taman atau indoor plant. Pohon palem rumpun yang dari asia timur dan asia tenggara ini bisa tumbuh secara merumpun dengan tumbuh secara bergerombol. Langkah tumbuh itu nyaris serupa dengan pohon palem bambu yang ke duanya kerap dipakai sebagai elemen taman atau indoor plant. Pohon yang banyak dipasarkan dikebun desa cihideung wisata bunga ini, sanggup tumbuh s/d ketinggian 4 mtr. yang dapat ditumbuhi di antara 15 s/d 25 tangkai (rimpangan rizoma).

$ads={1}

Pohon berjulukan jari ini tersering dipakai sebagai pohon indoor, ini lantaran daun, tangkai dan bagian perakarannya sanggup meredam gempuran udara dingin yang ditimbukan oleh AC. agar lebih jelas di sini akan mengulas mengenaikeunggulan pohon regu/waregu. Berikut penjelasannya:

1. Dipakai sebagai tanaman indoor
Palem jari atau palem waregu dapat dipakai sebagai indoor plant. Tentunya demikian, bahkan juga hal tersebut benar-benar direferensikan oleh beberapa layanan rental tanaman, Ini lantaran, palem weregu sanggup meredam gempuran udara dingin yang diakibatkan oleh ac. Tingkat saran dari beberapa aktor upayanya mencapai 90%. Dari alasan itu kenapa pohon itu dapat benar-benar laris dipasaran.

2. Mempunyai ketahanan yang mengagumkan
Ketahanan hidup pohon palem jari atau palem waregu ini dapat disebutkan di atas rata-rata tanaman lain, bahkan juga bisa di claim melewati tanaman walisongo sebagai rajanya tanaman indoor, ini sebab pohon yang sudah dipasarkan oleh semua rental tanaman ini sanggup menjaga kebugarannya s/d 30 hari pada keadaan temperatur ber ac. Sudah pasti ini menjadi salah satunya feature unggulan dari pohon berjulukan jari ini.

3. Dapat dipakai untuk komponen taman
Tidak hanya dipakai sebagai indoor plant pohon palem ini bisa juga dipakai sebagai komponen taman yang dipisah jadi 2 syarat-syarat:

a. Di tanam sebagai garis pemisah yang bisa fungsikan untuk menyamarkan penglihatan, yang jarak di antara daun dapat sama-sama menutupi sampai terbentuk sebuah penglihatan yang samar.

b. Ditanamkan secara border supaya membuat sebuah degradasi penglihatan yang menarik pada tempat taman.

4. Cocok dipakai untuk dekor pelaminan
Tidak hanya dapat dipakai sebagai komponen taman dan indoor plant pohon palem waregu bisa juga dipakai untuk percantik pelaminan, yang mana peranan nya akan ditujukan sebagai percantik lantai. Dengan memakainya sebagai komponen landasan dari dekor pelaminan, Nuansa taman dari dekorpun makin lebih nampak memberi kesegaran.

Palem waregu atau palem jari atau raphis excelsa adalah tipe tanaman hias yang dapat ditanamkan dalam ruang atau taman. Tanaman ini adalah tanaman yang sanggup berkembang secara baik di Indonesia. Bahkan juga kesempatan exportnya lumayan besar ke negeri Belanda.

Palem waregu bisa tumbuh secara baik di ketinggian 50-500 mdpl. Susunan tanah yang remah dengan pH 5-7 ialah yang paling optimal untuk perkembangan. Kelembapan udara yang bagus ialah 50-80% dengan temperatur siang hari 22-33 C dan malam hari 15-29C. curahan hujan maksimal ialah 2000 mm/tahun dan intensif sinar 15-30%.

Palem waregu bisa diperbanyak secara vegetative dan generative. Tetapi, lantaran di Indonesia tanaman itu susah berbunga, perbanyakan tanaman secara vegetative lewat cara memisahkan anakan dari indukan yang terbanyak dilakukan.

1. Perbanyakan generatif
Perbanyakan dengan memakai biji terhitung ribet dan lama. Biji baru bisa berkecambah sesudah disemai sepanjang tiga bulan. Perkembangan bibit hasil biji lamban. Untuk capai tinggi 1 mtr., dibutuhkan waktu kurang lebih tiga tahun sesudah berkecambah. Keperluan benih untuk 1 ha tempat ialah 10 kg biji (5000 butir/kg) dengan daya kecambah 80%.

Pertama, benih dipendam dalam larutan fungisida dan zat pengontrol tumbuh sepanjang 24 jam selanjutnya dikeringkan. Tempat tanam yang dipakai ialah kombinasi tanah, kompos, dan pasir dengan perbedaan 1:1:1. Benih ditaruh pada lokasi yang gelap sepanjang 4-8 minggu selanjutnya dipindah ke lokasi yang terlindung sampai berkecambah dan mempunyai 3 lembar daun. Sesudah mempunyai 3 lembar daun, bibit bisa dipindah ke pot. Perawatan cukup dijaga kelembabannya dan dikasih pupuk NPK dengan jumlah 1/2 sendok teh pada usia enam bulan.

2. Perbanyakan vegetatif
Indukan yang dipakai sebagai bahan perbanyakan ialah yang pasti asal usulnya, sehat, varietas terang, keadaan remaja dengan ketinggian 30-80 cm dan mempunyai minimum 2 tunas sebagai calon anakan. Tanaman remaja lebih produktif dalam hasilkan anakan dibanding tanaman yang telah dewasa. Anakan yang dari tanaman remaja biasanya bisa lebih cepat tumbuh.

a. Pemrosesan tempat
Pemrosesan tempat dilaksanakan dengan meremahkan tanah dengan cangkul atau membajak dengan kedalaman 30 cm. Bedengan dibikin sama ukuran lebar 50 cm dengan tinggi 30 cm dan panjang yang sesuai ukuran tempat. Aliran drainase dibikin antara bedengan dengan lebar 30-40 cm. Lubang tanam dibikin sama ukuran 25 x 25 x 30 cm. Pupuk kandang diberi sekitar 0,5 kg tiap lubang tanam. Diupayakan sinar yang sampai ke pertanaman ialah 70-85 %.

b. Penanaman
Penanaman dilaksanakan di awal musim penghujan dan di saat pagi atau sore hari untuk menghindari panas matahari. Daun dikurangi untuk kurangi penguapan.

c. Perawatan
Perawatan yang paling penting ialah penyiraman dan pemupukan. Penyiraman dilaksanakan supaya tanah masih lembab hingga tanaman tidak gampang layu. Pemupukan bisa dilaksanakan dengan pupuk organik atau pupuk anorganik. Pupuk anorganik yang dipakai ialah NPK dengan perbedaan 20:20:20. Pada usia sebulan, pemupukan dilaksanakan 4 kali dengan jumlah 2gram per tanaman.

Pada usia dua bulan, pemupukan dilaksanakan 2 kali dengan jumlah 2 gr per tanaman, dan sesudah berusia tiga bulan, pemupukan dilaksanakan tiap dua bulan sekali dengan jumlah 10 gr per tanaman dan dibenamkan seputar 20 cm dari tangkai. Pupuk organik diberi sesudah tanaman berusia dua bulan. Pupuk dibenamkan di pinggir bedengan dan pemupukan dilaksanakan tiap dua bulan. Penyiangan dilaksanakan tiap dua minggu lewat cara mengambil rumput yang ada di bedengan. Penyiangan bisanya dituruti dengan pembumbunan atau penggemburan tanah.

Demikianlah artikel mengenal lebih dekat Rhapis Excelsa atau Palem Waregu atau Palem Jari. Semoga bermanfaat.

BACA JUGA : 
15 Jenis Tumbuhan Pembersih Udara, Semuanya Tanaman Hias

(Mega/DariNetizen)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama