Air Mani Berbeda Dengan Sperma

Air mani miliki peran penting dalam mekanisme reproduksi pria. Beberapa orang menduga jika air mani dan sperma ialah dua hal sama. Kenyataannya, cairan mani berlainan dengan sperma. Tetapi, ke-2 nya memang menunjang satu sama lain. Baca pembahasan secara lengkap di bawah ini.

Melihat air mani dan kandungannya

Air mani ialah cairan yang dikeluarkan pria saat ejakulasi. Cairan ini dibuat oleh organ reproduksi pria yang namanya vesikula seminalis.

 Sekitar 80 % dari keseluruhan cairan yang keluar saat pria berejakulasi sebagai cairan mani, sementara sisanya diisi sperma dan cairan yang dibuat oleh prostat. Kombinasi ke-3 nya disebutkan sebagai semen.

Air mani biasanya mempunyai struktur yang kental. Disamping itu, cairan ini umumnya memiliki warna putih keabuan. Orang kerap kali menyamai jika seperti itu warna sperma. Walau sebenarnya, itu sebagai kombinasi ke-3 nya.

Pada cairan mani, ada kandungan beberapa zat, yakni:

  • Air
  • Protein
  • Fruktosa
  • Glukosa
  • Sodium
  • Zinc
  • Asam sitrat
  • Asam laktat
  • Klorida
  • Kalsium
  • Potasium
  • Magnesium
  • Vitamin C

Disamping itu, seperti dikutip dari Columbia University, kandungan air mani diisi oleh kalori. tiap satu sendok teh cairan mani memiliki kandungan 5-7 kalori.

Perbedaan air mani dan sperma

Banyak orang—mungkin terhitung Anda salah satunya—yang memandang sperma ialah cairan mani, atau kebalikannya. Walau sebenarnya, ke-2 nya berlainan.

Ketidaksamaan air mani dan sperma bisa diterangkan secara simpel, yakni:

Cairan mani dibuat oleh kelenjar prostat dan vesikula seminalis, sementara sperma dibuat oleh testis.

Air mani ialah cairan yang keluar saat ejakulasi dan bisa disaksikan oleh mata. Cairan ini mempunyai struktur kental dan lekat, dengan warna putih keabuan. Sementara sperma ada dalam cairan mani dan ukuran benar-benar kecil (cuman dapat disaksikan lewat mikroskop).

Sperma berisi beberapa sel reproduksi yang berperan untuk lakukan pembuahan pada sel telur. Sementara, cairan mani berperanan untuk menolong sperma di dalam meraih sel telur. Cairan ini sebagai penyuplai gizi untuk sperma supaya selalu sehat.

Manfaat air mani untuk kesehatan

Manfaat khusus air mani yang ialah menolong sperma untuk ‘berenang' ke arah sel telur dan lakukan pembuahan.

Cairan mani berperan membuat menjaga sperma supaya bisa bertahan semakin lama dalam vagina.

Meskipun begitu, cairan mani di-claim mempunyai beberapa manfaat yang tidak berkaitan dengan reproduksi, yakni:

1. Meningkatkan situasi hati (mood)

Cairan mani disebut memiliki kandungan beberapa senyawa yang mempunyai karakter antidepresan. Senyawa-senyawa itu mencakup:

  • Endorfin
  • Estrone
  • Prolaktin
  • Oksitosin
  • Serotonin
  • Thyrotropin

Dalam sebuah riset, diketemukan bukti jika wanita yang terkena cairan mani pasangannya mempunyai mood yang lebih baik secara signifikan. Namun, dibutuhkan riset terkini untuk mengetes manfaatnya yang ini.

2. Menurunkan stres

Bukan hanya membenahi mood, cairan mani di-claim sanggup menurunkan stres. Manfaat air mani yang ini kembali lagi karena ada kandungan senyawa antidepresan, yaitu oksitosin.

Disamping itu, pada air mani terdapat progesteron. Progesteron ialah hormon yang punyai peranan penting dalam pengaturan stres seorang.

 3. Meminimalkan resiko preeklampsia

Air mani dijumpai mempunyai manfaat untuk meminimalkan resiko preeklampsia pada wanita hamil.

Sebuah riset yang di-launching oleh American Journal of Obstetrics and Gynecelogy mengatakan jika wanita yang terkena sperma dan cairan mani—sebelum atau saat hamil—memiliki resiko preeklampsia yang lebih kecil.

4. Turunkan resiko kanker prostat

Keluarkan air mani, alias berejakulasi, kenyataannya mempunyai manfaat untuk turunkan resiko kanker prostat.

Menurut study yang termuat dalam Journal of American Medical Association, pria dengan frekwensi ejakulasi yang tinggi mempunyai resiko lebih kecil untuk terserang kanker prostat di masa datang.

Bukti ilmiah ini namun cuman mendapati manfaat dari ejakulasi pada pengurangan resiko kanker prostat. Tidak ada study yang bisa ungkap apa cairan mani tersebut bisa menahan kanker atau mungkin tidak.

Ciri-ciri air mani yang sehat

Air mani cuman bisa berperan secara baik jika pada keadaan sehat. Lalu, seperti apakah beberapa ciri cairan mani yang digolongkan sehat? Ini beberapa kriterianya:

  • Memiliki tekstur kental dan lengket
  • Warna putih keabuan
  • Berbau cairan mani dan sperma seperti pemutih baju atau kaporit
  • Disamping itu, cairan ini mempunyai rasa manis atau pahit, bergantung makanan yang Anda makan.

Fakta-fakta seputar air mani

Tidak hanya rupanya berlainan dengan sperma, ada beberapa bukti menarik yang lain berkaitan dengan cairan mani yang penting Anda kenali, yakni:

Cairan mani yang keluar saat ejakulasi biasanya sama dengan sendok teh, tetapi bisa kurang ataupun lebih bergantung dari beberapa factor seperti umur dan keadaan fisik.

Air mani tidak selama-lamanya memiliki tekstur kental. Pada beberapa keadaan, cairan ini dapat menjadi lebih encer. Pemicu mani encer bisa disebabkan bermacam factor, terhitung rendahnya kandungan sperma didalamnya.

Kandungan gizi dalam cairan mani tidak langsung berguna secara berarti untuk kesehatan. Pasalnya kandungan tiap gizi itu termasuk sedikit.

Menelan cairan mani dapat mengakibatkan mengantuk karena didalamnya terdapat melatonin (hormon pengontrol transisi tidur). Tetapi, ini masih perlu ditelaah selanjutnya.

Baik air mani atau sperma, ke-2 nya sama penting dalam reproduksi pria hingga mengawasinya tetap sehat jadi satu kewajiban.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama