Bolos, Anak SMA Berduaan di Kamar Hotel Melati, Mengaku Pengin Istirahat dan Salat

Sepasang siswa di Kabupaten Klaten tertangkap dalam operasi penyakit warga yang diadakan aparatur kombinasi di tempat, dari elemen Satpol PP, TNI dan Dinas Sosial Pendayagunaan Wanita Pelindungan Anak dan Keluarga Merencanakan (Dinsos dan P3AKB).


Tragis, ke-2 siswa SMA itu tertangkap dalam suatu hotel melati pada pukul belajar daring di dalam rumah.


Mereka tertangkap bersama sebelas pasangan tidak sah yang lain.


Team kombinasi terbagi dalam 30 personil. Dipisah dua barisan. Team pertama menyisir Jalan Solo-Jogja arah Klaten-Prambanan. Sedang team ke-2 arah ke Klaten-Delanggu.


Nach, dalam penyisiran itu, team kombinasi merasakan dua pasangan siswa sedang berduaan dalam kamar. "Keseluruhan yang tertangkap 13 pasangan tidak sah. Mereka berumur 16-64 tahun.


Yang dua masih dengan status siswa tingkat SMA," kata Eksekutor Pekerjaan Kepala Satpol PP Klaten Rabiman saat dijumpai Radar Solo.


Sepasang siswa tertangkap di daerah Klaten-Prambanan. Sedang sepasang yang lain di Klaten-Delanggu. Waktu itu, mereka akui sekedar istirahat.


Tetapi, aparatur masih menggelandang mereka ke kantor satpol PP. Seterusnya dilaksanakan pencatatan. Untuk pasangan dengan status siswa, disuruh datangkan orangtua semasing.


"Argumennya ingin istirahat dan menjalankan beribadah salat. Jika ingin salat, mengapa tidak di mushola? Kami tidak gampang dibohongi dengan argumen semacam itu," kata Rabiman.


Saat itu, untuk pasangan dewasa, harus lapor 20 kali ke kantor satpol PP. Mereka disuruh tidak mengulang tindakannya kembali. "Semuanya yang tertangkap tidak ada yang karyawan negeri sipil (PNS)," ucapnya.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama