Kondom Dipakai Berkali-Kali, Bolehkah?

 

Pemakaian kondom saat berhubungan seks cukup efisien untuk menahan kehamilan dan infeksi menyebar seksual. Tetapi, karena argumen efektivitas, masihlah ada beberapa orang yang memikir untuk memakai kondom yang serupa berulang-kali. Apa boleh ini dilaksanakan?


Kondom sebagai alat kontrasepsi yang termudah didapat dan harga juga dapat dijangkau. Disamping itu, kondom minim efek dan gampang dipakai. Walau kondom gampang dipakai, kenyataannya cukup banyak orang yang lakukan kekeliruan dalam menggunakan kondom.


Kekeliruan yang biasa dilaksanakan ialah beli ukuran kondom yang tidak sesuai dengan, tidak buka gulungan kondom secara benar, menggunakan lebih satu kondom, sampai memakai kondom yang serupa lebih dari 1 kali.


Bukti Pemakaian Kondom Berulang-ulang Kali

Pada umumnya, kondom dibagi jadi dua tipe, yakni kondom pria yang digunakan untuk tutupi penis dan kondom wanita yang dipakai dalam vagina. Kemungkinan ada banyak orang yang menduga jika ke-2 tipe kondom ini bisa dicuci dan dipakai berulang-kali.


Kenyataannya, kondom pria dan kondom wanita sebagai alat kontrasepsi sekali saja pakai dan jangan dipakai berulang-kali. Bukannya jadi irit, pemakaian kondom yang berkali-kali malah bisa turunkan tingkat efektifitasnya.


Kondom yang sekarang tersedia banyak di pasar biasanya dibuat dari lateks atau polyurethane. Membersihkan kondom dengan sabun dan air bisa menghancurkan kemampuan bahan kondom, hingga kondom makin lebih gampang hancur dan robek saat sedang dipakai.


Hal itu membuat peranan kondom untuk menahan kehamilan dan penyebaran penyakit seksual jadi tidak optimal. Maka kondom pria atau kondom wanita harus dibuang ke tempat sampah sesudah usai dipakai, ya.


Panduan Memakai Kondom dengan Pas

Kecuali sekali saja pakai, ada panduan lain dalam memakai kondom yang perlu diaplikasikan supaya perannya betul-betul efisien. Baca langkah menggunakan kondom yang betul berikut:


Tidak boleh pakai kondom yang paketannya hancur atau sudah melalui tanggal kedaluwarsa.

Membuka paket kondom dengan berhati-hati untuk menahan robekan.

Pasang kondom pada penis yang ereksi. Tempatkan kondom pada ujung kepala penis dan perlahan-lahan membuka gulungan kondom itu sampai tutupi semua permukaan penis. Sisakan ruangan pada ujung kondom yang tidak mempunyai penampung sperma.

Terlepas kondom saat penis masih ereksi atau sesudah usai ejakulasi.

Pegang sisi bawah kondom yang ada dalam sisi dasar penis untuk melepaskannya.

Ikat pangkal kondom, buntel dengan tisu atau plastik, dan selekasnya buang kondom sisa gunakan ke tempat sampah.

Kondom pria atau kondom wanita jangan dipakai berulang-kali dan harus dibuang sesudah usai dipakai. Yakinkan kamu mengaplikasikan panduan memakai kondom yang pas untuk meminimalisir rasa cemas terjangkit penyakit menyebar seksual atau kehamilan yang tidak diharapkan.


Bila kamu berasa kewalahan karena harus beli dan buang kondom, kamu dapat pilih tipe kontrasepsi yang lain harga dapat dijangkau, misalkan diafragma atau cervical cap. Tetapi, efektifitas ke-2 tipe alat kontrasepsi ini tidak setinggi kondom yang dipakai dengan benar dan baik.


Jika kamu masih mempunyai pertanyaan berkaitan pemakaian kondom atau bingung pilih alat kontrasepsi yang pas untukmu atau pasanganmu, tidak boleh sangsi untuk konsultasi ke dokter, ya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama