Bentrok Antara PP dan Gibas di Ciamis, Sekretariat dan Kendaraan Rusak Parah

Dua ormas (organisasi masyarakat) di Kabupaten Ciamis bentrok memakai batu, senjata tajam, dan balok kayu, Kamis (27/5/2021) siang. Mengakibatkan, kantor sekretariat dan kendaraan milik dua organisasi masyarakat itu hancur. Bentrokan ke-2 organisasi masyarakat itu diduga dipicu perkelahian dalam suatu acara hiburan dangdutan.

Bentrokan itu merembet sampai saling serang dan menghancurkan kantor sekretariat dan beberapa kendaran. Petugas dari Polres Ciamis dan TNI turun tangan untuk amankan keadaan. Setelah berusaha keras, pada akhirnya petugas sukses menghentikan bentrokan dan kedua pihak menahan diri.

Kejadian dua organisasi masyarakat saling serang pernah sempat direkam video oleh masyarakat saat mereka saling serang di Jalan Raya Ciamis-Banjar. Saat bentrokan ke-2 massa terjadi, arus jalan raya kendaraan sempat pernah macet. "Taruwan, Gibas jeung (dan) PP," kata perekam video.

Berdasar pengamatan, terlihat bangunan kantor sekretariat Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) di Cijeungjing, Ciamis, hancur. Kerusakan terjadi karena diserang anggota organisasi masyarakat lain. Barisan massa melempari kantor sekretariat organisasi masyarakat di Kecamatan Rancah, memakai batu. Tidak itu saja, massa penyerang membakar bangunan itu.

Begitu juga kebalikannya. Salah satu kantor sekretariat organisasi masyarakat Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (Gibas) juga alami pengerusakan karena diserang anggota PP. Kelihatan beberapa kendaraan punya salah satu organisasi masyarakat, hancur parah sesudah diserang oleh beberapa puluh anggota organisasi masyarakat. Dalam rekaman terlihat empat mobil dan tiga motor jadi korban amuk massa.

"Kejadian saling serang ini diduga dipicu perkelahian dalam suatu acara hiburan dangdutan di salah satu acara masyarakat di Tambaksari, Kabupaten Ciamis," kata Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana. Menurut AKBP Hendria, bentrokan dua organisasi masyarakat ini tidak menyebabkan korban jiwa. Tetapi berdasar laporan, beberapa anggota organisasi masyarakat cedera karena lemparan batu dan pukulan balok kayu.

"Sekarang ini kepolisian dan TNI tengah berusaha untuk menengahi kedua pihak supaya bentrokan tidaklah sampai berlanjut," tutur AKBP Hendria Lesmana kepada media.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama