Jelang Idul Fitri, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel di Masjid Al-Aqsa


Sedikitnya ada 178 orang warga negara Palestina yang mengalami luka-luka dalam tragedi bentrokan dengan polisi Israel di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada Jumat (7/5) malam waktu setempat. Polisi Israel menggunakan peluru karet dan granat kejut terhadap warga Palestina yang melemparkan batu ke arah mereka.


Seperti dilansir oleh media Reuters, Sabtu (8/5/2021), bentrokan ini pecah saat kemarahan memuncak di kalangan warga negara Palestina terkait potensi penggusuran sejumlah keluarga Palestina dari rumah-rumah mereka yang tanahnya diklaim oleh para pemukim Yahudi yang menggugat ke pengadilan Israel.


Dalam bentrokan ini, ribuan warga Palestina berhadapan dengan ratusan polisi Israel yang memakai perlengkapan lengkap antihuru-hara serta pengamanan yang ketat.


Sebelum bentrokan terjadi dan pecah di kompleks Masjid Al-Aqsa, bentrokan lainnya terjadi di wilayah Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, di mana sejumlah keluarga Palestina terancam digusur usai pengadilan memutuskan tanah yang menjadi tempat tinggal mereka secara legal dimiliki oleh para pemukim Yahudi.


Puluhan ribu warga Palestina memenuhi perbukitan di sekitar Masjid Al-Aqsa saat salat Jumat, dan banyak dari mereka bertahan di lokasi itu untuk memprotes putusan terkait sengketa tanah tersebut yang dimenangkan oleh para pemukim Yahudi.


Jelang usai waktu berbuka puasa, bentrokan tiba-tiba terjadi di Masjid Al-Aqsa. Seorang pejabat Masjid Al-Aqsa dengan menggunakan pengeras suara masjid mengimbau semua warga kedua belah pihak agar  tetap tenang.


"Polisi harus segera berhenti menembakkan granat kejut ke arah jemaah, dan kaum muda harus tenang dan diam!" demikian seruan pejabat Al-Aqsa melalui pengeras suara.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama