Antri Hampir 7 Jam, Mobil Mewah Ronaldo Tak Kebagian Bensin Akibat Krisis BBM di Inggris

Mobil mewah Ronaldo

Mobil Bentley kepunyaan Cristiano Ronaldo nampak jadi salah satu korban kelangkaan BBM yang sedang melanda Inggris. Meskipun telah mengantri nyaris 7 jam, tapi ternyata tidak kebagian bensin. Bentley kepunyaan Ronaldo nampak di salah satu SPBU Shell, yang jaraknya cuma tidak begitu jauh dari kediaman bintang Manchester United itu. Ronaldo memang tidak nampak dalam kendaraan mewah tersebut, yang terlihat hanya seorang sopir di dalamnya.

Tidak hanya Bentley, nampak pula Range Rover kepunyaan Ronaldo terparkir di dekat SPBU yang sama. Dikendarai oleh driver CR7 yang lain, sepertinya Range Rover tersebut juga sedang mengantri untuk mengisi bensin.

Dilansir dari The Sun, Bentley tersebut kelihatan sekira jam 2. 20 siang hari waktu setempat. Tetapi hingga waktu menunjukkan jam 9 malam, mobil tersebut ternyata masih tidak kebagian bensin. Masih dilansir dari The Sun, Bentley Ronaldo mengantri bensin setidaknya 6 jam 40 menit. Sopir Ronaldo mungkin berharap munculnya truk tanki BBM yang akan mengisi SPBU tersebut. Tetapi menunggu berjam- jam, ternyata yang diharapkan tidak kunjung tiba.

"Ronaldo memiliki duit sangat banyak, tetapi sama saja senasib dengan kita ( tidak kebagian bensin )," ucap seorang sumber yang berada di lokasi. Pengawal Ronaldo menunggu berjam- jam serta jelas sekali sangat berharap truk tangka BBM tiba, tetapi akhirnya mereka menyerah juga pulang tanpa hasil. Sementara dua orang yang lain nampak jengkel sebab menunggu dalam kondisi kehujanan. “Ronaldo bisa jadi terperangkap di rumah dan tidak dapat ke mana- mana bila kondisi seperti ini berlanjut," lanjutnya.

Inggris Dilanda Kelangkaan BBM

Selama seminggu terakhir, Inggris memanglah sedang dilanda kekurangan BBM yang kronis. Antrian kendaraan nampak di semua SPBU di beberapa kota. Terjadinya kekurangan pasokan BBM ini muncul akibat Inggris kekurangan tenaga kerja sopir truk pengangkut BBM. Hal ini disebabkan oleh berlanjutnya pandemi COVID- 19, serta akibat keluarnya Inggris dari Uni Eropa ( Brexit). Sebagian pekerja sopi truk akutan BBM serta truk- truk pengangkut komoditas lain nyatanya banyak yang tiba dari negara- negara luar Inggris Raya. Dikala Brexit berlaku, Inggris kekurangan tenaga kerja pada sektor- sektor ini.

Unuk menanggulangi kurangnya pasokan BBM akibat terhambatnya distribusi, pemerintah Inggris kabarnya hendak mengerahkan armada militernya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama