Cara Mandi Junub yang Benar Menurut Islam yang Wajib Dipahami

Cara mandi junub penting dipahami oleh kaum muslim. Mandi junub sebagai salah satunya syariat dalam agama Islam untuk hilangkan hadas besar. Hadas itu sebagai penghambat syahnya beribadah umat Islam. Oleh karena itu, saat sebelum menghadap ke Allah SWT, penampilan kita harus maksimal dan suci hingga beribadah kita dapat diterima.

Tata cara mandi junub atau mandi wajib ini sesungguhnya ada kaidahnya, sesuai sunnah Rasulullah SAW. Hingga, bukan satu hal yang asal-asalan untuk menjalankan mandi junub. Ini sesuai firman Allah SWT yang berbunyi,

"Apabila kamu junub, maka mandilah." (QS. Al-Maidah: 6)        

Selainnya harus ketahui tata cara mandi junub yang benar, sebaiknya bagi kita untuk memahami berkenaan penyebab sampai doa didalamnya. Karena itu, baca pembahasan secara lengkap berikut ini, sama seperti yang diringkas dari beragam sumber.

1.Penyebab Mandi Wajib

Saat sebelum mengetahui tata cara mandi junub yang benar, seharusnya kita harus pahami mengenai beragam penyebabnya. Bila sudah mengetahui beragam penyebabnya, pasti akan lebih memahami ketika akan melakukan beribadah dengan penampilan terbaik dihadapan Allah SWT.

Ada beberapa hal yang mengakibatkan seorang muslim diharuskan untuk jalankan mandi besar atau yang sering dikatakan sebagai mandi junub. Banyak hal ini dapat terjadi baik pada lelaki atau wanita.

Pemicu seorang mandi junub itu dapat disebabkan karena terserang hadas besar. Saat itu, seorang muslimin sanggup berhadas besar di saat berikut:

1. Haid dan nifas untuk wanita

2. Selesai bersetubuh dengan suami/istri.

3. Seorang mualaf atau orang yang masuk agama Islam.

4. Keluarnya air mani yang dibangkitkan oleh syahwat atau gairah.

5. Kematian.

Niat Mandi Junub

Sama seperti dengan melakukan beribadah dan amalan yang lain, menjalankan mandi junub harus jugadibarengi dengan niat yang benar-benar untuk memperoleh ridho Allah SWT. Walau sebagian muslim disebutkan tidak wajib, tetapi sebaiknya untuk ucapkan doa niat mandi junub lebih dulu untuk menangkal masalah syaitan.

Doa berniat mandi junub itu dibedakan berdasar pada pemicunya. Berikut bacaan niat mandi junub yang bisa diucapkan saat sebelum membersihkan diri.

Doa Niat Mandi Wajib                 

Nawaitu ghusla lirafi hadasin nifaasi lillahi taala.

Maknanya:

Saya punya niat mandi wajib buat menyucikan hadas besar dan nifas karena Allah Taala.

Niat mandi junub setelah haid:

Nawaitu ghusla lirafi hadasil haidhil fardhal lillahi taala.

Maknanya:

Saya punya niat mandi besar untuk hilangkan hadas besar, harus karena Allah Taala.

Niat mandi junub setelah bersetubuh:

Nawaitu ghusla lirafil hadasil akbari minal janabati fardhu lilaahi taala.

Maknanya:

Saya punya niat mandi wajib buat menyucikan diri dan hilangkan hadas besar dari jima, harus karena Allah Taala.

Mandi atau fath-thaharu sebuah kata dalam kitab suci Alquran yang bermakna untuk bersihkan badan dengan mengguyuri semua permukaan badan secara benar memakai air bersih. Rasulullah SAW juga disebutkan mempunyai cara tertentu saat melakukan mandi junub.

Hadist Ibnu Abbas berbicara jika "Maimunah pernah menjelaskan, Saya pernah menyiapkan air mandi untuk Rasulullah SAW. Lantas beliau tuangkan air pada ke-2 tangannya dan membersihkan ke-2 nya dua kali atau tiga kali. Lantas dengan tangan kanannya beliau tuangkan air pada telapak tangan kirinya, selanjutnya beliau membersihkan kemaluannya. Kemudian beliau menggosokannya tangannya ke tanah. Selanjutnya beliau berkumur-kumur dan masukkan air ke hidung. Lantas beliau membersihkan muka dan ke-2 tangannya. Selanjutnya beliau membersihkan kepalanya 3x dan mengguyuri semua tubuhnya. Kemudian beliau berpindah dari posisi awal lalu membersihkan ke-2 telapak kakinya". (HR. Bukkhari no.265 dan Muslim no.317).

Oleh karena itu, cara mandi junub yang benar itu tidak jauh dari tahap Rasulullah saat menyucikan diri dari hadas besar. Berikut tata cara mandi junub yang benar pada wanita dan lelaki dengan lafal niat yang lain:

1. Membaca doa mandi junub

Lelaki:

Bismillahirahmaaniraahim nawaitu ghusla lirafil hadasil akbar minal janabati fardlon lillahi taalaa

Maknanya:

Dengan menyebutkan nama Allah, saya niat mandi untuk hilangkan hadas besar dari jinabah, harus karena Allah Taala

Wanita:

Bismillahirahmaaniraahim nawaitu ghusla lirafil hadasil akbar minan nifasi fardlon lillahi taalaa

Maknanya:

Dengan menyebutkan nama Allah, saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari nifas, wajib karena Allah Taala

2. Membersihkan tangan sekitar 3 kali dengan bersih.

3. Menyirami dan bersihkan alat kelamin memakai air bersih.

4. Membersihkan ke-2 tangan dengan sabun.

5. Bersihkan diri dengan gerakan wudhu.

6. Membersihkan kepala dan rambut sekitar 3 kali.

7. Menyirami anggota badan samping kanan sekitar 3 kali.

8. Ganti untuk menyirami anggota badan samping kiri sekitar 3 kali.

9. Gosok dan membersihkan semua anggota badan.

10. Membersihkan anggota badan yang paling sulit seperti ketiak, pusar, lutut, dan yang lain.

11. Diteruskan dengan mandi seperti umumnya.       

 

 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama