Hasil Seleksi PPPK Pengajar Tahap I Diumumkan Hari Ini

Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) akan mengumumkan output Seleksi Kompetensi Penerimaan Pegawai Pemerintah menggunakan Perjanjian Kerja (PPPK) pengajar hari ini, Jumat (24/9). Pengumuman akan dipublikasikan secara daring atau online. Peserta mampu mengakses output seleksi tadi dalam situs https://gurupppk.kemdikbud.go.id. Usai pengumuman, peserta seleksi PPPK pengajar bisa mengajukan sanggahan. Panselnas menyediakan masa sanggah dalam periode 24-27 September. Kemudian, jawaban sanggah akan dikirim dalam periode 27 September-lima Oktober. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset & Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim menyebut kurang lebih 100 ribu pengajar honorer yg lulus seleksi termin I akan diangkat sebagai PPPK. "Sekitar hampir 100 ribu pengajar honorer menurut semua Indonesia akan segera diangkat sebagai pengajar PPPK," istilah Nadiem pada kedap kerja beserta Komisi X DPR RI, Kamis (23/9). Bagi peserta yg nir lolos atau nir mampu mengikuti seleksi PPPK, Nadiem mengingatkan bahwa terdapat kesempatan berikutnya. Sebab, seleksi PPPK dalam tahun ini diadakan pada tiga termin. Seleksi termin ke 2 akan diadakan dalam bulan Oktober. Kemudian, seleksi termin terakhir digelar dalam bulan Desember. "Semua pengajar honorer mampu merogoh seleksi. Bukan sekali, akan tetapi 3 kali," istilah Nadiem. "Tahun depan pun akan ada. Kita akan pastikan setiap pengajar honorer menerima kesempatan maksimum tiga kali buat tes ini," ucapnya. Meski begitu, pengumuman seleksi PPPK ini sempat menuai protes. Banyak pihak yg meminta buat menahan pengumuman. Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PKB Saiful Huda beliau mendesak supaya Nadiem menahan pengumuman itu lantaran proses seleksi PPPK sarat menggunakan masalah. "Pengajar honorer kita yg mencapai 1/2 juta ini menunggu pemugaran & revisi output seleksi pertama PPPK pengajar. Kita minta dipertimbangkan pengumuman output seleksi termin I PPPK ini buat ditunda, nir diumumkan dalam lepas 24 September yg akan datang," istilah Saiful pada kedap kerja Komisi X DPR RI, Kamis (23/9). Terkait itu, Direktur Jenderal Pengajar & Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud, Iwan Syahril mengatakan, Kemendikbudristek bakal meminta Panselnas buat menahan pengumuman seleksi PPPK pengajar. "Kami hari ini telah pada proses menggunakan Panselnas buat mengundur seleksi termin pertama. Kami mendengar banyak sekali aspirasi, kami akan perjuangkan pada Panselnas & kami akan minta pengunduran output seleksi sebagai akibatnya mampu kita bahas kembali," tuturnya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama