Kerinduan Rasulullah Saw. kepada Ummatnya

Tidak ada yang lebih berat kerinduan seseorang selain dari kerinduan Nabi Muhammad Saw. kepada Ummatnya di Akhir Zaman..


Allah Swt. Berfirman:

لَـقَدۡ جَآءَكُمۡ رَسُوۡلٌ مِّنۡ اَنۡفُسِكُمۡ عَزِيۡزٌ عَلَيۡهِ مَا عَنِتُّمۡ حَرِيۡصٌ عَلَيۡكُمۡ بِالۡمُؤۡمِنِيۡنَ رَءُوۡفٌ رَّحِيۡمٌ


"Sungguh, telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman." (QS At-Taubah Ayat 128)

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓٮِٕكَتَهٗ يُصَلُّوۡنَ عَلَى النَّبِىِّ ؕ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا صَلُّوۡا عَلَيۡهِ وَسَلِّمُوۡا تَسۡلِيۡمًا

"Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (QS Al-Ahzab: 56)

Dalam sebuah riwayat hadist dikisahkan, saat itu baginda Rasulullah tengah duduk bersama sahabatnya.

Diantara para sahabat Rasulullah ada Sayyidina Umar, Utsman, Ali, Abu Bakr dan yang lainnya. Lalu kemudian baginda Rasulullah bertanya kepada para sahabatnya,

"Wahai sahabatku...tahukah kalian siapakah hamba Allah yang mulia disisi Allah?".

para sahabat terdiam, lalu kemudian ada salah seorang sahabat berkata:

"Para malaikat ya Rasulullah..Merekalah yang mulia". Baginda berkata "Para malaikat itu mulia. Mereka dekat dengan Allah dan mereka senantiasa bertasbih, beribadah kepada Allah tentulah mereka mulia. Tapi bukan itu yang kumaksudkan,".

Lalu kemudian para sahabat kembali terdiam. Tiba-tiba salah seorang sahabat kembali berkata:

"Ya Rasulullah...Tentulah para Nabi. Mereka lah yang mulia itu".

Nabi Muhammad tersenyum Baginda berkata:

"Ya Para Nabi itu mulia...Mereka adalah utusan Allah di muka bumi. Bagaimana mungkin mereka tidak mulia? Mereka mulia...tapi ada lagi yang lainnya,".

Para sahabat terdiam, bertanya dalam hati siapa lagi orang yang mulia. Hingga kemudian salah seorang sahabat berkata:

"Ya Rasulullah,..apakah kami sahabatmu ya Rasulullah?...Apakah kami yang mulia itu ya Rasul?

Baginda memandang wajah sahabatnya satu persatu. Baginda tersenyum melihat para sahabat, Baginda berkata:

"Tentulah kalian mulia...kalian dekat denganku...Bagaimana mungkin kalian tidak mulia?..Tentulah kalian mulia..tapi ada lagi yang lain yang mulia,".

Para sahabat terdiam semuanya, mereka tak mampu berkata apa-apa lagi. Lalu bayangkan tiba-toba Rasulullah merundukkan wajahnya tiba-tiba baginda Nabi Muhammad menangis dihadapan sahabat-sahabatnya.

Para sahabat pun bertanya:

"Mengapa Engkau menangis ya Rasulullah?"

Baginda mengangkat wajahnya terlihat bagaimana air mata berlinangan membasahi pipi dan janggut sucinya.


Baginda berkata:

"Wahai saudara-saudaraku, sahabat-sahabatku. Tahukah kalian yang mulia itu? Mereka adalah manusia-manusia. Mereka akan lahir, jauh setelah wafatku nanti,"

"Mereka begitu mencintai Allah. Dan tahukah kalian? Mereka tak pernah memandangku, mereka tak pernah melihat wajahku. Mereka hidup tidak dekat dengan aku seperti kalian. Tapi mereka begitu rindu kepada ku"

"Dan saksikanlah wahai sahabatku semuanya. Aku pun Rindu kepada mereka. mereka yang mulia itu..Merekalah Ummatku,".

Saat itu, Rasulullah meneteskan air matanya, semua sahabatnya ikut menangis. Sekarang tanya ke dalam hati kalian sudahkah kalian mencintai Nabi Muhammad?

Sudahkah ada air mata yang berlinang karena rindu kita kepada Baginda Nabi Muhammad?.

Maka marilah saat ini kita mulai hadirkan dan kita hidupkan rasa cinta di dalam hati.

Semoga kelak di hari kemudian di padang Mahsyar kita akan berkumpul bersama Baginda Nabi Muhammad SAW. aamiin.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama