Mempunyai Nama Panjang 18 Kata, Anak Ini Kesulitan Mendapatkan Akta Kelahiran

Nama Anak Panjang 18 kata

Seorang anak asal Tuban, Jawa Timur, kesulitan untuk mendapatkan akta kelahiran. Hampir 3 tahun kedua orang tuanya mengurus pembuatan akte ke Dukcapil setempat, namun ternyata dokumen kependudukan tersebut belum juga keluar. Kesulitan pembuatan akta ini diakibatkan lantaran nama si anak sangat panjang, yaitu 18 kata panjangnya.

Lahir dari pasangan Arif Akbar dan Suci Nur Aisiyah,anak ini diberi nama “Rangga Madhipa Sutra Jiwa Cordosega Akre Askhala Mughal Ilkhanat Akbar Sahara Pi- Thariq Ziyad Syaifudin Quthuz Khoshala Sura Talenta”, pada tanggal 6 Januari 2019. Total ada 18 kata pada nama tersebut. Ayah sang anak mengaku telah kesekian kalinya mengurus dokumen akta kelahiran ke kantor Dinas Kependudukan Kabupaten Tuban. Namun sudah selama itu ternyata masih belum membuahkan hasil. Menurut Arif, dia telah berjuang hampir 3 tahun buat mengurus akte anaknya ke dinas terkait, tapi tiap kali tiba di kantor tersebut, dia justru disuruh menunggu hingga terakhir diberikan solusi mengubah nama anaknya.

Solusi yang disarankan oleh kantor dinas tersebut membuat pasangan Arif dan Suci menjadi bimbang. Hal ini dikarenakan panjangnya nama yang disematkan kepada anak  mereka tersebut memiliki arti serta filosofi doa dan harapan dari orangtua. Menurut  Kepala Dinas Kependudukan serta Catatan Sipil Kabupaten Tuban, Rahmad Ubaid, dalam waktu ini proses pembuatan dokumen administrasi kependudukan telah mempunyai ketentuan lewat Sistem Data Administrasi Kependudukan ( SIAK) dari Ditjen Dukcapil Kemendagri. Sehingga semua warga negara yang hendak membuat dokumen kependudukan berbentuk Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk serta akta kelahiran, informasi datanya wajib tercatat terlebih dulu dalam SIAK." Jadi, saat sebelum akta kelahiran diproses, informasinya wajib masuk dahulu dalam biodata base kependudukan SIAK," kata Rahmad Ubaid.

Sementara pada aplikasi SIAK Kemendagri, ada pembatasan dalam penyusunan nama yaitu paling banyak terdiri dari 55 huruf, tidak dapat lebih. Rahmad Ubaid menegaskan bahwa dinasnya bukan meminta  untuk mengubah nama  anak, namun dalam penyusunan nama Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk,maupun akta wajib disesuaikan maksimal 55 karakter berikut spasinya.

Di tengah kebuntuan usaha memperoleh dokumen akta kelahiran bagi sang anak, Arif Akbar akhirnya berinisiatif untuk mengirim surat terbuka kepada Presiden RI, Joko Widodo. Dalam pesan yang ditulis tangan itu, Arif mengutarakan keluhannya sepanjang hampir 3 tahun tidak bisa memperoleh akta kelahiran buat anaknya yang kedua. Arif terpaksa menulis pesan terbuka itu dengan harapan anaknya memperoleh akta kelahiran selaku wujud pengakuan legal dari negeri. Karena 2 tahun lagi anaknya telah memasuki usia sekolah.

Post a Comment

أحدث أقدم