Sedang Viral, Gegara Potret Bendera HTI di Meja Pegawai KPK, Satpam Ini Dipecat

Foto Bendera HTI di KPK

KPK terus menjadi sorotan, Sehabis diberhentikannya 56 pegawai KPK yang tidak lulus Uji Pengetahuan Kebangsaan ( TWK) gempar, terungkap pengakuan dari eks Satpam KPK yang diberhentikan 2 tahun silam. Satpam KPK itu melihat adanya bendera HTI di meja kerja seorang pegawai, hingga kemudian berita itu menjadi viral di media sosial.

Dilansir dari Terbaru. id, satpam yang dikenal dengan nama Iwan Ismail tersebut mengatakan kejadian 2 tahun silam, dimana dirinya saat itu mengambil foto bendera yang dikenal sebagai bendera HTI, terpasang di meja kerja seorang pegawai KPK. Hasil jepretan kamera tersebut setelah itu ia share ke grup GP Ansor Bandung supaya didiskusikan. Hal itu lantaran dikala itu, memanglah lagi ramai tudingan kalau KPK diisi kelompok Taliban.

Tapi ternyata, usai melaksanakan aksi itu, Iwan Ismail yang juga berperan sebagai anggota Banser tidak menyangka fotonya viral serta berujung pemecatan. Usai diberhentikan, Iwan selama ini memilih untuk diam serta menerima keputusan tersebut walaupun ia merasa tidak adil.

Saat ini, Iwan mengeluarkan sebuah pesan terbuka melalui media social, hingga pesan terbuka itupun jadi ramai di media sosial.

Melalui pesan terbuka tersebut, Iwan mengungkapkan ketidakadilan yang menimpa pada dirinya. Iwan merasa aksi memotret bendera mirip HTI 2 tahun kemudian itu merupakan langkahnya selaku masyarakat yang cinta NKRI. Tetapi langkah itu malah dikira pelanggaran etik berat sampai setelah itu ia diberhentikan.

Berikut pesan terbuka Iwan:

Salam silaturrahmi saya sampaikan, memperhatikan ramainya riak-riak kegaduhan permohonan keadilan hasil dari TWK KPK RI dengan ini saya memberikan informasi sesuai slogan “BERANI JUJUR HEBAT” jangan di plesetkan menjadi “BERANI JUJUR PECAT” agar menjadi pertimbangan untuk menanggapi kegaduhan 56 pegawai  yang memaksa diangkat ASN. Selama ini saya diam & menerima keputusan tanpa ada keadilan, biarkan Allah swt yang membalas karena Allah swt maha memberi rezeki.

Saya yang bertanda tangan di bawah ini ex Pengamanan KPK yang di paksa mundur tanpa proses sidang kode etik, sepihak di paksa memilih untuk mundur atau diberhentikan dengan tanpa ada pembelaan melalui proses sidang kode etik.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama